This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 21 Februari 2013

Makna Hidup dalam Islam


Apa Arti Kehidupan Ini?


Sebagian orang mungkin bertanya; apa arti kehidupan ini? Kalau kita cermati akan banyak sekali jawaban untuk satu pertanyaan ini. Sebagian menjawab, bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah kehidupannya telah hilang. Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan. Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah tujuan utama yang dicari-cari.
Saudaraku -semoga Allah merahmatimu- kehidupan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan kehidupan di dunia ini untuk sesuatu yang tidak jelas dan akan sirna. Kenikmatan dunia ini pun kalau mau kita pikirkan dengan baik, maka tidaklah lama. Sebentar saja, bukankah demikian? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Seolah-olah tatkala  melihat hari kiamat itu, mereka tidaklah hidup (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di waktu siang atau sesaat di waktu dhuha.” (QS. an-Nazi’at: 46)
Lalu apa yang harus kita lakukan di dunia ini? Sebuah pertanyaan menarik. Sebuah pertanyaan yang akan kita temukan jawabannya di dalam al-Qur’an. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56). Jangan salah paham dulu… Jangan dikira bahwa itu artinya setiap detik kita harus berada di masjid, atau setiap detik kita harus membaca al-Qur’an, atau setiap hari kita harus berpuasa, sama sekali bukan demikian… Ibadah, mencakup segala ucapan dan perbuatan yang dicintai oleh Allah. Allah tidak menghendaki kita setiap detik berada di masjid. Allah juga tidak menghendaki kita setiap detik membaca al-Qur’an. Semua ibadah itu ada waktunya. Yang terpenting bagi kita adalah melakukan apa yang Allah cintai bagaimana pun keadaan kita dan di mana pun kita berada.
Di antara perkara yang dituntut pada diri kita adalah senantiasa mengingat Allah, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang banyak berdzikir dan mengingat Allah dalam segala kondisi. Ibnu Taimiyah pernah mengungkapkan, “Dzikir bagi hati laksana air bagi ikan. Lantas apa yang akan terjadi pada seekor ikan jika ia dikeluarkan dari air?”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan mengatakan, “Perumpamaan orang yang mengingat Allah dengan orang yang tidak mengingat Allah adalah seperti perumpamaan orang yang hidup dengan orang yang mati.” (HR. Bukhari)
Dengan mengingat Allah, maka kita akan berhati-hati dalam menjalani hidup ini. Karena Allah senantiasa mengawasi kita dan mengetahui apa yang kita ucapkan, apa yang kita lakukan, di mana pun dan kapan pun. Tidak ada yang tersembunyi dari-Nya perkara sekecil apapun. Inilah yang semestinya senantiasa kita tanamkan di dalam hati kita. Oleh sebab itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamberpesan, “Bertakwalah kepada Allah dimana pun kamu berada.” (HR. Tirmidzi). Kita harus bertakwa kepada Allah baik ketika berada di rumah, di jalan, di kampus, di pasar atau di mana pun kita berada, ketika bersama orang maupun ketika bersendirian.
Menjadi orang yang bertakwa itu bagaimana? Saudaraku -semoga Allah menunjuki kita- ketakwaan itu akan diraih manakala kita senantiasa mengingat adanya hari pembalasan dan bersiap-siap untuk menghadapinya dengan menjalankan ajaran-ajaran-Nya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu bahwa takwa adalah, “Rasa takut kepada Allah, beramal dengan wahyu yang diturunkan, dan bersiap-siap menyambut hari kiamat.” Allahu a’lam.

Sabtu, 16 Februari 2013

Perang Jamal



PERANG JAMAL



Setelah Rasulullah SAW wafat, maka kepemimpinan umat islam dipimpi oleh Khulafaur Rasyidin yang terdiri dari 4 sahabat Rasul:
1)   Khalifah Abu Bakar As- Shidiq.
2)   Khalifah Umar Bin Khattab.
3)   Khalifah Usman Bin Affan.
4)   Khalifah Ali Bin Abi Thalib.
Ke-empat khalifah tersebut dipilih dan dipercaya masyarakat untuk memimpin umat islam karena, selain sahabat Rasul, beliau juga mempunyai sifat-sifat kepemimpinan seperti arif, bijaksana, serta adil. Al-hasil berbagai kemajuan yang dapat ditonjolkan dan dikembangkan di negara sekitar dan islam tersebar luaskan hingga saat ini.
Setelah Usman Bin Affan wafat, keadaan tetap menegakkan. Kelompok- kelompok pembrontak masih berkeliaran di Madinah, sehingga umat islam terpecah belah. Ali Bin abi Thalib pada awal pemerintahannya melakukan dengan mengganti semua wali dan gubernur yang telah diangkat oleh Usman Bin Affan karena, selain tidak layak serta cakap mengurus hal ihwal umat islam mereka juga terdiri dari keluarga Usman Bin Affan.
     Meskipun para sahabat telah memberi nasehat kepada Ali agar itu tidak dilakukan terburu-buru tetapi, Ali tetap saja kokoh terhadap pendirianya untuk memberhentikan semua orang-orang yang oleh Usman, padahal kota Madinah pada saat itu sedang dalam kekhawatiran dan keresahan.
     Umat islam pada masa khalifah Ali Bin Abi Thalib terpecah belah menjadi 3 kelompok yakni:
1)   Golongan pemberontak yang menentang Ali
2)   Golongan yang menuntut beliau atas kematian Usman Bin Affan
3)   Golongan yang tidak setuju dengan penuntutan darah Usman, tetapi menentang pengangkatan AlI menjadi khalifah.
Golongan pembelaan atas kematian usman itu adalah golongan Bani Umayyah yang diketuai oleh Muawiyyah dikarenakan ia tidak mau meletakkan jabatanya sebagai Gubernur di Syam.
Sedangkan golongan yang timbul karena terjadinya perselisihan pendapat dalam pasukan Ali Bin Abi terbagi menjadi 2 golongan yakni: a). Golongan Syiah b). Golongan Khawarij. Dimana golongan Syiah itu orang yang setia kepada Ali Bin Abi Thalib, dan golongan Khawarij itu golongan yang tidak setia pada Ali Bin Abi Thalib sehingga mereka beranggapan bahwa tidak ada peimpin yang benar.
Selain timbul berbagai kelompok, juga timbul berbagai perselisihan yang mengakibatkan perang antara lain:




1)   Perang Jamal


  

Perang jamal ini terjadi antara mertua dana menantu yakni Siti Aisyah dan Ali Bin Abi Thalib yang dibantu oleh Talhah dan Zubair Bin Awwam.
Selain itu dikatakan perang jamal karena, Siti Aisyah ini mengendarai unta. Ketiga sahabat ini ingin menuntut balas atas kematian khalifah Usman Bin Affan. Perang ini terjadi pada tanggal 11 Jumadilakhir 36H/ 657 M. Dalam peperangan ini, Zubair dan Talhah tewas serta unta yang ditumpangi Aisyah.
Dalam peperangan ini Ali mendapat kemenangan, kemudian Ali memberikan penjelasan persoalan yang sebenarnya keada ibunda tercintanya yakni Aisyah. ”Sebaiknya Ibunda kembali ke Madinah” usul Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Lalu Aisyah menjawab “ Baiklah tetapi, aku beramanat agar engkau mencari pembunuh Utsman Bin Affan” Ali pun menjawab “ Saya setuju, Demi ALLLAH saya akan tetap mencari pembunuh Utsman Bi Affan. Kemdian Aisyah dikembalikan ke Madinah. Dengan hormat dan mulia serta dinasehati agar jangan mengikuti urusan politik pemerintahan.
Pertempuran ini terkenal dalam sejarah disebut “ Waqi’atul Jamal” yang artinya Perang Berunta. Selesai berperang Ali Bin Abi Thalib pindah ke Kufah”.

Dampak Negatif Perang Jamal

Perang Jamal meninggalkan dampak-dampak negatif terhadap masyarakat Islam, antara lain:
Kasus pembunuhan Utsman bin Affan semakin berkembang luas sehingga menjadi krisis politik besar yang kemudian menjadi gelombang fitnah yang secara langsung menyerang risalah Islam, baik berupa pernyataan ataupun aksi. Di sisi lain, Muawiyah mempolitisasi situasi ini demi kepentingan pribadi dan mengoptimalkannya dengan kejadian perang Jamal dan pertumpahan darah di sana.
Kebencian dan kecurigaan massal yang mengancam integritas kaum muslimin dan terkadang menjadi penyulut peperangan di antara mereka. Seperti yang terjadi antara sekelompok warga Basrah dan kaum muslimin dari luar kota. Kebencian dan permusuhan itu muncul lantaran tuntutan atas darah kerabat-kerabat mereka yang  terbunuh di perang Jamal.
     Penyimpangan yang terjadi di dalam kubu kaum muslimin sendiri semakin merekah. Kondisi ini membuat tugas Ali bin Abi Thalib a.s. menjadi semakin berat. Belum lagi pembangkangan Muawiyah di Syam yang telah membuka medan baru. Akibatnya, perluasan wilayah Islam menjadi bermasalah. Demikian juga, aksi Muawiyah telah membuat sulit proses pembaharuan dan pembanguan peradaban yang dapat dilakukan di dalam masyarakat Islam.
     Kebencian dan penyimpangan telah membuka jalan bagi para penentang pemerintahan yang sah untuk secara mudah menyelesaikan masalah mereka dengan kekuatan senjata dan perang.

Hikmah yang dapat dipetik dalam perang jamal

Banyak hikmah yang dapat dipetik, namun salah satu hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut adalah dilarang untuk memprovokasi(mempengaruhi), menghujat(mengejek) dan memfitnah penguasa muslim secara terang – terangan sehingga banyak orang yang tanpa memeriksa dahulu kebenaran yang ada, termakan dengan provokasi, hujatan dan celaan yang kesemuanya itu akan berakibat pada kekacauan dan kehancuran. 

Maka dari itu Rasulullah SAW pernah bersabda (dari sahabat Iyadh bin Ghunaim ra.),”Barang siapa hendak menasehati penguasa maka janganlah secara terang – terangan, melainkan ambil tangannya dan berdua dengannya.  Apabila ia menerimanya maka itu adalah untukmu, kecuali apabila ia enggan maka apa yang ada padanya adalah baginya sendiri” (HR Ahmad, hadits hasan)

2)   Perang Shiffin



Figure 2 Perang Shiffin



Figure 3 Abu Sofyan dan Mu'awiyah



  




   

Figure 4 Gambaran Perang Jamal dan Perang Shiffin

CARA MENYIMPAN FILE MS WORD 2007 AGAR BISA DI BUKA DI MS WORD 2003


CARA MENYIMPAN FILE MS WORD 2007 AGAR BISA DI BUKA DI MS WORD 2003

Bagaimana agar ketikan kita yang kita kerjakan di ms word 2007 bisa di buka di komputer dengan instalan ms word 2003 ?. Mari kita segera belajar bersama.

Sudah pernahkah anda merasa jengkel ketika sewaktu kita lembur mengetik laporan di rumah semalaman, dan yang terjadi keesokan harinya ketika mau di presentasikan di kantor file yang kita simpan di flashdisk tidak dapat di buka di komputer kantor ? jika anda pernah mengalaminya pasti anda pernah merasakan jengkel yang teramat sangat.

Mengapa hal itu bisa terjadi ? biasanya komputer kita di rumah ter instal ms word / ms office 2007 dan komputer yang ada di kantor ter instal ms word / ms office 2003. Jika format penyimpanan kita masih di format ms word 2007 sudah pastinya tidak akan bisa di buka di komputer kantor kita.

Untuk itu mari kita belajar solusi agar ketikan kita yang kita kerjakan di komputer dengan instalan ms word 2007 bisa di buka di komputer dengan instalan ms word / ms office 2003 jika komputer kantor belum ter instal converter dan tanpa harus menginstal ms word 2007 di kantor kita. Mari mulai belajar.
Jika kita sudah mengetik di ms word 2007 seperti gambar di bawah ini :


Maka hal yang harus di perhatikan adalah saat kita menyimpan file tersebut, bagaimana cara menyimpanya?Yaitu dengan cara kita arahkan kursor mouse kita ke menu logo office yang terdapat di sudut kiri atas seperti gambar di bawah ini :


Kemudian kita klik kiri dan akan muncul menu seperti tampak di bawah ini :



Lalu arahkan kursor mouse ke menu save as seperti gambar di atas, kemudian akan muncul menu baru seperti gambar di bawah ini :


Kemudian kita arahkan kursor mouse kita ke menu Word 97 - 2003 Docoument dan mengkliknya ( INGAT... INI YANG PALING PENTING ) dan kita klik menu tersebut dan akan muncul menu baru seperti gambar dibawah ini :





Kemudian kita berinama file kita tersebut, dan pastikan di kotak " Save as Type " menunjukan kata " Word 97-2003 Document ". jika sudah klik tombol save as.

Maka file ketikan yang kita simpan tersebut sudah siap di copy ke flashdisk untuk di bawa ke kantor dan pastinya komputer kantor akan bisa membuka file tersebut.

Sangat mudah kan CARA MENYIMPAN FILE MS WORD 2007 AGAR BISA DI BUKA DI MS WORD 2003 jika kita mau belajar





Skype


Skype adalah software gratis yang memungkinkan kita membuat panggilan / telepon baik suara maupun video melalui internet.
Menelpon orang lain melalui Skype biayanya gratis, tapi jika kita mau menelpon ke telepon rumah atau HandPhone (HP) kita harus bayar. Jadi, kalau mau yang gratisan, orang yang mau diajak telpon disuruh install Skype saja. Simple kan? :D
Pengguna Skype terhitung bulan September 2011 ada 929 juta pengguna (Wikipedia) , jadi Skype ini sudah sangat popular di Internet. Selain bisa melakukan panggilan suara dan video-calling, Skype juga bisa Chatting, transfer File dll.
Membuat Akun Skype …
Langkah pertama dari menjalankan program Skype adalah, kita harus punya akunnya dulu. Maka dari itu, kita harus membuat Akun Skype dulu. Caranya :
  1. Buka halaman Registrasi (Klik di sini)
  2. Isi formulir pendaftaran yang ada (Kalau ada kesulitan, jangan segan untuk bertanya)
  3. Diusahakan diisi semua yaa, tapi yang wajib diisi cuma yang ada tanda bintangnya (*)
  4. Setelah selesai, klik “I Agree – Continue
  5. Setelah itu kamu akan ditawarkan apakah ingin membeli kredit, kredit disini tujuannya agar kita bisa nelpon ke HP atau telpon rumah, jadi kata lainnya pulsa laah. Kalau ga mau, tinggal pilih “No thanks, I’d like to download”
  6. Kita masuk ke langkah download.
Download Skype …
PERHATIAN : Buat yang mau download offline installernya bisa melalui link ini : http://www.skype.com/go/getskype-full
Nantinya kamu akan disuruh download file berukuran kurang lebih 1 MB, ini bukan installer-nya tapi ini downloader-nya. Jadi kamu akan mendownload Installer Skype yang berukuran besar melalui downloader ini. Untuk lebih jelasnya, coba saja buka File yang baru didownload itu, kalau ga salah nama filenya SkypeSetup.exe
Setelah kamu buka file SkypeSetup.exe itu maka nanti akan ada tampilan proses mendownload Installer, seperti gambar di bawah :



Perhatikan tulisan yang saya tandai 14% completed – about 10 minutes to go . Ini berarti downloader sudah mendownload installer sebanyak 14% , dan untuk menuju ke 100% (download complete) membutuhkan waktu kira-kira 10 menit lagi.
Setelah proses sudah mencapai 100%, Skype akan menginstall dirinya, kita disuruh melakukan beberapa pilihan seperti bahasa, tempat penginstallan dan lain-lain. Ketika sudah melakukan beberapa pilihan, coba kita cek lagi layar diatas maka tulisan akan berubah menjadi seperti gambar di bawah :


Perhatikan bahwa tulisannya berubah menjadi “Installing Skype: may take a few minutes” yang berarti ini sudah memulai proses Install, dan akan memakan waktu beberapa menit.


Kalau sudah mendapatkan layar di atas, berarti kita udah berhasil Install Skype di Komputer kita. Horeee :D
NB : Jika ada yang kesulitan menginstall Skype, jangan ragu tinggalkan komentar :)
Log In dan Menggunakan Skype
Langsung saja kita masukkan Skype Name dan Password yang tadi kita buat. Nah ketika masuk, pasti ketika awal melihat tampilan awalnya agak bingung kan? Oke.. Saya bantu fitur dasarnya saja.
Untuk menambah Kontak tinggal klik add a contact ada di kiri bawah. Lalu akan ada window baru yang meminta data no. HP, email dll. Masukkan hanya Skype Namenya aja, ga perlu masukkan data yang lain, otomatis akan mencari Skype Name yang diminta, kalau udah ketik Skype Name nya dan udah keluar gambar orang yang dimaksud, pilih Add. Kemudian masukkan pesan agar orang yang kamu add tau kalau yang ngeadd itu orang yang dia kenal, misal “Eh ini aku Fadli, di accept ya request ku“. Kemudian klik Send Request.
Lalu kalau diminta masukkin no.HP , langsung di close aja windownya dan kembali ke window utama.
Untuk Chatting dan Calling tinggal pilih kontak yang akan di chat/call, kalo chat bisa melalui kontak yang sedang offline maupun online, tapi kalo call hanya bisa saat kontak tersebut online.
Beda offline sama online : kalo yang Online ada gambar centang berwarna hijau.